Mudah lapuk
Jika sekolah membeli kursi dan meja kayu yang bahan bakunya merupakan kayu kurang berkualitas, maka kayu tersebut bisa jadi akan mudah lapuk. Apalagi cuaca sekarang memang cukup ekstrem dan berganti dengan sangat cepat.
Penyimpanan kursi dan meja kayu yang dilakukan di tempat yang terlalu tertutup bahkan pengap bisa menyebabkan kursi mudah lapuk. Apalagi jika lokasi kelas cukup lembab. Maka, tidak lama kemudian kursi pun bisa rusak dan membahayakan jika diduduki oleh siswa.
Rentan terhadap rayap dan serangga
Meskipun harga kursi meja sekolah dari bahan kayu dikatakan memiliki harga yang cukup ekonomis, namun ternyata bahan dari kayu sangat rentan terhadap rayap dan serangga.
Rayap dan serangga akan membuat kursi menjadi rusak, berlubang, bahkan keropos dalam waktu yang singkat. Belum lama beli, maka sekolah harus mengganti lagi dengan kursi baru karena sudah banyak yang rusak. Kerusakan kursi dan meja kayu karena serangga akan membuat desainnya menjadi tidak enak lagi untuk dilihat.
Mudah rusak karena penggunaan yang kurang hati-hati
Kursi dan meja sekolah yang terbuat dari bahan kayu bisa cepat rusak karena penggunaan yang kurang hati-hati. Seperti yang Anda tahu, siswa SD maupun SMP biasanya masih kurang hati-hati dalam menggunakan kursi meja serta sarana prasarana sekolah lainnya.
Mereka bisa saja kurang hati-hati dalam merawa, menggunakannya untuk bermain, bahkan sengaja merusaknya. Itulah mengapa banyak kursi dan meja kayu di sekolah yang cepat rusak karena siswa kurang hati-hati dalam menggunakannya.
Bisa merusak lantai
Kursi dan meja sekolah yang terbuat dari bahan kayu memiliki kaki yang biasanya tidak disertai dengan pelindung karet. Hal ini bisa membuat lantai menjadi rusak jika kursi dan meja sering digeser kesana dan kemari. Belum lagi, kursi dan meja dari bahan kayu biasanya lebih berat dibandingkan dengan bahan rangka besi.
Apalagi jika kayu yang digunakan untuk membuatnya benar-benar kayu berkualitas seperti kayu nangka dan jati. Ini akan menjadi kurang efektif untuk digunakan selama pembelajaran di kelas dilakukan dengan metode yang berganti-ganti dan membutuhkan kursi dan meja yang dipindah-pindahkan.
Tidak menghemat tempat
Jika dibandingkan dengan kursi dan meja rangka besi, maka kursi dan meja sekolah dari rangka kayu biasanya memiliki ukuran yang lebih besar. Ini akan membuat kelas menjadi terasa sempit. Apalagi jika di dalam sebuah kelas terdiri dari jumlah siswa yang lumayan banyak. Maka, jarak antara meja satu dan meja lain akan menjadi sangat dekat. Kelas pun akan terlihat sangat sempit.